TRENDING NOW

Perkenankan kami PT. Baja Bahana Utama adalah produsen baja ringan dan mempunyai distributor yang tersebar ke seluruh Indonesia, sedangkan Baja ringan adalah baja canai dingin yang keras yang diproses kembali komposisi atom dan molekulnya, sehingga menjadi baja yang lebih fleksibel. Saat ini baja ringan menjadi material bangunan yang sedang trend, rangka atap baja ringan lebih dominan terkenal dibanding material baja ringan untuk struktur lainnya. Hal ini karena gencarnya iklan-iklan yang menawarkan produk rangka atap baja ringan menggantikan rangka atap dari material kayu. Mengingat kayu semakin hari semakin langka juga karena harga kayu yang relatif mahal, maka pemilihan material rangka atap baja ringan menjadi satu pilihan para kontraktor atau owner dalam membangun rumah. Selain karena faktor keawetan dan tahan rayap dan karat, rangka atap baja ringan mempunyai kelebihan yaitu kekuatan struktur yang lebih bagus, seperti lebih kuat, lebih kaku dibanding konstruksi kayu.
Disamping itu kemudahan dalam mendapatkan, kecepatan pemasangan, dan struktur yang kuat membuat rangka atap baja ringan terkenal. Teknologi dalam perencanaan dan pemasangan rangka atap baja ringan beragam sesuai dengan profil dari elemen kuda-kuda itu sendiri. Profil kuda-kuda rangka atap baja ringan yang beredar di pasaran terdiri dari C, Z, hollow dan UK atau profil Omega atau HAT. Tiap profil memiliki kelebihan-kelebihan serta perbedaan prinsip dalam dalam pemasangannya.
Elemen dasar Baja Ringan
Rangka atap baja ringan yang diproduksi di Indonesia menggunakan bahan dasar baja dengan kekuatan G-550 Mpa atau setara dengan 5500 Megapascal sesuai standar AISI (American Iron and Steell Institute). Adapun coating (pelapis/pelindung) baja ringan dari karat yang beredar adalah zinc/galvanis, zincalume, dan zincalume dengan penambahan magnesium. Lapisan coating ini melindungi bahan dasar baja ringan dari karat.
Baja Ringan Ramah Lingkungan
Baja ringan terbaik diklaim memiliki sifat yang ramah lingkungan, karena menggunakan material yang bisa mengurangi pembalakan liar (illegal logging). Tidak jarang juga kita menemui brosur rangka atap baja ringan dengan kode ekolabel atau ramah lingkungan, label yang menjelaskan produk yang dijual adalah ramah terhadap lingkungan. Namun apakah benar ramah lingkungan? Untuk mengetahui hal itu, baiknya kita ketahui produk yang berlabel ramah lingkungan atau ekolabel.
Dalam situs Kementrian Lingkungan Hidup Indonesia (www.menlh.go.id) dilansir bahwa Ekolabel merupakan salah satu sarana penyampaian informasi yang akurat,‘verifiable’ dan tidak menyesatkan kepada konsumen mengenai aspek lingkungan dari suatu produk (barang atau jasa), komponen atau kemasannya. Pemberian informasi tersebut pada umumnya bertujuan untuk mendorong permintaan dan penawaran produk ramah lingkungan di pasar yang juga mendorong perbaikan lingkungan secara berkelanjutan.
Penutup
Para Produsen baja ringan atau Perbaikan Rumah memikirkan tentang ramah lingkungan, ataupun recyclibility dalam penggunaan material baja ringan harus dipertegas kembali. Hendaknya setiap produsen dapat menjelaskan kepada konsumen tentang konsep tersebut, apakah karena material yang tidak akan menyisakan sampah? Atau bahan-bahan sisa yang bisa di recycle menjadi bahan lain yang berguna?
Walaupun demikian Jika di telusuri lebih jauh, secara umum BAJA RINGAN mungkin saja bisa mengurangi pembalakan liar karena bisa meminimalisir bahkan cenderung menghilangkan penggunaan material kayu dalam konstruksinya. Tapi sesuai dengan prinsip ekolabel bahwa produk yang diberi ekolabel selayaknya adalah produk yang dalam daur hidupnya mulai dari pengadaan bahan baku, proses produksi, pendistribusian, penggunaan, dan pembuangan setelah penggunaan, memberi dampak lingkungan relatif lebih kecil dibandingkan produk lain yang sejenis. Mudah-mudahan saja baja ringan menjadi alternatif penggunaan material bangunan masa depan yang lebih bisa diterima lingkungan karena daur hidupnya yang memberikan dampak yang kecil.

Baja Ringan Jakarta

Baja ringan adalah baja yang berkualitas tinggi dan ringan, namun  kekuatan baja tersebut tidak kalah dengan baja konvensional. Ketebalan pada baja ringan ditentukan oleh fungsinya. Penggunaannya belum polpuler di Indonesia. Sehingga banyak masyarakat Indonesia yang enggan untuk menggunakan. Padahal sebenarnya, rangka ini sangat cocok untuk digunakan di wilayah Indonesia yang cenderung rawan terjadinya gempa.
baja-ringan
Kenapa harus menggunakan BAJA RINGAN, berikut 6 alasan nya
Berikut 6 alasan utama tersebut,
  1. Tidak akan dimakan rayap. Seperti kita ketahui, kualitas kayu yang banyak digunakan maupun yang ada di pasaran saat ini adalah kayu dengan kualitas 3 kebawah atau kurang baik. Tidak banyak lagi, bahkan sudah sangat jarang yang menyediakan atau menggunakan kayu kualitas bagus seperti kayu jati untuk membangun sebuah bangunan. Oleh karena itu, pemilihan merupakan hal mutlak jika rangka anda ingin memiliki usia yang lebih awet
  2. Akan mempercepat durasi atau waktu pengerjaan suatu bangunan. Baja ringan yang sudah siap pasang tentunya akan banyak menghemat waktu pengerjaan berbagai proyek bangunan yang anda kerjakan. Bahkan sebuah rumah dengan type 36 bisa diseslesaikan dalam waktu kurang lebih 1 minggu dengan menggunakan rangka baja ringan.
  3. Struktur lebih ringan daripada jika anda menggunakan kayu sebagai rangka atap anda. Tentunya hal ini bisa mempermudah pengerjaan dan keamanan para pekerja anda lebih terjamin.
  4. Hemat biaya.  tidak mudah lapuk. Bayangkan berapa banyak uang yang bisa Anda hemat dengan fitur baja ringan ini terutama dalam segi biaya perawatan bangunan anda kedepanya. Selain itu, menurut beberapa hasil survei yang ada,rumah type 42 yang dibangun dengan struktur atap baja ringan dan dinding bata, bisa dihemat biaya pembuatanya hingga di kisaran angka 31jutaan saja (sudah termasuk biaya penutup atap dan diluar pondasi tentunya ). Amazing bukan…:)
  5. Memiliki struktur atau material yang bisa disesuaikan dengan keadaan geografis sebuah daerah. Misalkan bangunan Anda berada di pinggir laut atau pantai, maka rangka baja ringan yang anda gunakan akan dilapisi dengan bahan tertentu yang akan menyesuaikan dengan kontur wilayah pantai ( tidak mudah berkarat tentunya ). Apakah material kayu anda memiliki kelebihan ini? saya rasa belum
  6. Untuk menjaga lingkungan. Seperti yang kita tahu bahwa hutan di Indonesia tidak sehijau dahulu kala akibat pembalakan liar. Oleh karena itu dengan kita menggunakan atap baja ringan itu sama saja ikut menjaga lingkungan kita yang sudah terlanjur rusak tidak menjadi lebih parah lagi.
Baja Ringan

Perbandingan Atap Baja Ringan & kayu

Perbandingan antara pemakaian kerangka atap baja ringan dan kayu.
Teknologi baja ringan di Indonesia yang semakin berkembang mampu memberikan rangka atap rumah dari kayu berubah menjadi kerangka atap dari baja ringan nampaknya makin diminati masyarakat secara luas bahkan sampai ke pelosok pelosok daerah banyak menggunakan alternatif pengganti kerangka atap yang tadinya kayu diganti dengan dari bahan baja ringan, berbagai pertimbangan dilakukan untuk  menjadi alasan lebih memilih menggunakan pemasangan, sebenarnya diperlukan metode atau struktur yang baik agar mendapatkan hasil konstruksi atau kuda kuda  yang baik dan memuaskan. Berikut ini saya coba uraikan sedikit gambaran bagaimana perbandingan atau perbedaan penggunaan kerangka dengan penggunaan dari kayu sebelum kita memutuskan untuk menggunakan nya.
Dalam beberapa kondisi perbedaan atau perbandingan rangka atap baja ringan dan menggunakan kayu sebagai berikut :
  • Mudah didapat didaerah perkotaan besar bahkan saat ini sudah banyak juga penjualan material nya di kota kecil.
  • Konstruksi lebih ringan, tahan lebih lama serta biaya lebih murah dalam perawatannya.
  • Bebas dari hama penggangu seperti rayap atau jamur.
  • Membutuhkan perhitungan secara cermat dan teliti untuk menentukan diminsi yang kuat efisien dengan biaya yang lebih murah.
  • Mudah dalam pemasangan karena sudah di fabrikasi oleh teknisi (tukang) yang berpengalaman sebelum dilakukan pemasangan juga dengan bentuk profil yang memang sudah disesuaikan dengan kebutuhan dilapangan.
  • Diperlukan tenaga kerja / tenisi dengan dengan keahlian khusus untuk dapat menghasilkan pemasangan struktur & konstruksi baja ringan yang benar dan hasil yang memuaskan
Rangka atap kayu :
  • Terbatasnya jumlah kayu berkualitas yang dapat dipergunakan sebagai bahan bangunan atap sebagai rangka atap yang juga kita perlu melestarikan lingkungan hidup menjadikan baja ringan menjadi alternatif pilihan utama saat ini sebagai rangka atap rumah.
  • Tidak tahan terhadap ham apemangsa seperti rayap & jamur yang menyebabkan berkurangnya dimensi kayu dan pelapukan yang ditimbulkan karena proses alam yang menyebabkan berkurangnya juga kekuatan konstruksi atap rumah.
  • Metode pemasangan rangka kayu cukup mudah bisa hanya diperlukan tenaga tukang bangunan yang sudah terlatih bisa mengerjakan pemasangannya.
  • Memerlukan upaya pengawetan khusus sebelum dipasang agar rangka atap bisa bertahan lama sehingga membuat bertambahnya biaya pemeliharaan yang tidak murah bahkan tidak efisien dibanding rangka dari baja ringan.
  • Konstruksi kayu mempunyai beban yang berat.
  • Kwalitas dari setiap kayu menyesuaikan dari kekuatan rangka yang dipasang.
Demikian sedikit uraian / gambaran perbandingan apabila kita memilih menggunakan rangka atap dari baja ringan atau dari bahan kayu, semoga bermanfaat.

Kandang Ayam Pedaging

kandang ayam pedaging
kandang ayam pedaging
Tips sukses usaha berternak ayam potong untuk pemula adalah salah satu peluang usaha yang akan bahas pada kesempatan ini. Usaha ternak ayam potong atau yang biasa dikenal dengan ayam broiler adalah salah satu usaha yang sudah sejak lama dikenal, namun kebutuhan akan ayam potong ini semakin hari juga semakin meningkat. Meningkatnya kebutuhan protein dari ayam potong ini tidak diimbangi dengan bertambahnya jumlah peternak ayam potong. Sehingga dihari-hari tertentu seperti lebaran misalnya harga ayam potong perkilonya mampu menembus harga Rp. 40.000,-/kg padahal biaya produksinya hanya berkisar antara Rp. 10.000,- hingga Rp. 15.000,- perkilogramnya.

Dari selisih harga ini seharusnya menjadi daya tarik untuk anda kenapa harus menggeluti secara serius usaha peternakan ayam potong ini. Namun sebelum anda mulai berternak ayam potong anda harus tahu dengan detail seluk beluk seputar ayam potong ini. Alasannya Karena ternak ayam potong punya resiko kematian yang lebih tinggi dibandingkan ayam petelur. Untuk itu pengetahuan dan penanganan yang benar harus sudah anda kuasai sebelum mulai terjun kedunia usaha ini.
Baca selengkapnya tentang Kandang Ayam

Tips Sukses Berternak Ayam Potong Untuk Pemula

Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa anda coba dalam berternak ayam potong yang benar :
  • Membuat kandang yang ideal bisa menyeuaikan pencahayaan matahari masuk dan kebutuhan angin ayam potong. Serta juga harus juga dijaga suhu runagan ayam agar selalu tetap hangat, suhu berperan penting agar ayam potong dapat bertahan hidup.
  • Perhatikan juga kemudahan sumberdaya listrik dan sumber airnya.
  • Jika kandang sudah jadi dan siap untuk digunakan maka pasang peralatan untuk menyambut DOC ayam potong, yang utama seperti penghangat, sekat dan litter. Siapkan juga peralatan makan dan minumnya.
  • Dalam waktu 14 hari pertama anda harus memberikan perhatian ekstra intensif pada ayam-ayam tersebut, karena masa ini sangat penting untuk kesuksesan usaha anda. Perhatikan juga suhu ruangan dalam waktu 14 hari pertama ini, jika anak ayam banyak yang bergerombol itu berarti suhu ruangan kurang hangat, tapi jika sudah mulai menyebar berarti suhunya pas namun juga jangan sampai terlalu panas.
  • Lakukan vaksinasi pada ayam potong tersebut tepat pada hari ke-7, ke-14 dan ke-21.
  • Setelah melewati masa 14 hari pertama maka selanjutnya akan lebih mudah karena kita hanya perlu mengontrolnya sehari 2 kali saja untuk melihat kebutuhan pakannya saja, hal ini terus dilakukan hingga masa panen tiba.
  • Pemberian antibiotik dan vitamin pada minuman ayam diberikan mulai hari ke-5 hingga hari ke-10 sebelum masa panen. Khusus vitamin dapat diberi hingga masa panen.
Baca Juga tentang KANDANG AYAM PEDAGING
Demikianlah sedikit tips sukses usaha berternak ayam potong untuk pemula. Semoga dari apa yang kami ulas ini dapat menambah sedikit pengetahuan anda sebelum mulai berternak ayam potong / ayam broiler ini. Jangan lupa baca juga tips usaha berternak burung murai batu dan burung lovebord untuk pemula.
Baca selengkapnya tentang
  1. Cara beternak ayam kampung
  2. Cara Membuat Kandang Ayam
  3. Cara Beternak Ayam
  4. Gambar Kandang Ayam
  5. Kandang Ayam Close House
  6. Kandang Ayam Kampung
  7. Kandang Ayam Bangkok
  8. Ternak Ayam Petelur
  9. Jual Kandang Ayam
  10. Kandang Ayam Petelur
  11. Kandang Ayam Modern

Jasa Pembuatan Kandang Ayam Modern

kandang ayam modern
kandang ayam modern
Kami adalah perusahaan yang telah lama berkecimpung dengan Jasa Pembuatan Kandang Ayam Modern, ingin memberikan konstribusi bagi peternakan dan usaha ayam potong, agar hasil keuntungan yang di dapat semaksimal mungkin


Kandang Ayam Modern

kandang ayam modern
kandang ayam modern
Mungkin sebagian orang sedikit asing dengan nama ini tp sekarang kandang ayam modern ini sudah dilakukan di beberapa daerah di indonesia. Dulu kandang ayam masih berupa bangunan bambu dan beratap seadanya kesan yang kotor dan kumuh.
Tapi sekarang kesan yang negatif itu perlahan mulai hilang ketika melihat kandang ayam modern ( closed house ) yang terlihat bersih, bangunan terbuat dari baja dan perawatan nya pun lebih di jaga.
Baca selengkapnya tentang Kandang Ayam
Saya akan coba membahas sedikit tentang kandang ayam modern ini yang baru saya kunjungi di daerah kabupaten karanganyar tepatnya di desa sedayu kecamatan jumantono. Saya bertemu langsung dengan pemilik kandang ayam tersebut dan kebetulan beliau masih merintis untuk ternak ayam dengan sistem closed house tersebut.
Beliau mengatakan memang tidak mudah untuk membuat sebuah kandang ayam modern seperti ini dari biaya yang memang cukup tinggi untuk awal dan pengerjaan nya pun memakan waktu yang lumayan lama.
Si pemilik membuat sebuah kandang dengan berukuran 12 x 70 meter dengan bangunan 2 tingkat yang mampu menampung ayam sebanyak -+ 22.000 ayam. Dengan ukuran sebesar itu si pemilik mengatakan investasi awal memang untuk biaya pembuatan seperti ini tapi konstruksinya berumur panjang.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dari pembuatan kandang modern seperti ini :
  1. Kandang harus kedap udara ( tidak boleh ada celah udara masuk kedalam )
  2. Bangunan sendiri harus menghadap dari timur ke barat
Dan beberapa alat yang memang diperlukan dan penting di dalam kandan Blower, Hitter, coolingpad dan yang terakhir alat pengontrol dari ketiga item tersebut yaitu temtemptron. Si pemilik pun menggunakan alat otomatis untuk tempat minum ayam tersebut ( nipple ) namun tempat makan nya beliau sengaja menggunakan secara manual karena untuk mencegah ke depan nya terhadap si pekerja bermalas malasan.
Perawatan ayam nya pun memang tidak sembarangan apalagi di umur yang rentan kematian antara 0 – 15 hari perlu pengontrolan yg baik dan vitamin yang cukup untuk pertumbuhannya.
Kandang pun jauh dari kesan bau dan kotor karena beliau menggunakan sekam yang tebalnya hingga 7cm yang menutupi kotoran ayam tersebut dan blower yang berfungsi mengeluarkan udara yang baik didalam ruangan kandang.
Beliau mengatakan memang tidak mudah untuk merawat ayam dengan kapasitas hingga belasan ribu tapi bila kita merawat nya dengan baik dan tidak terpaksa semuanya akan berjalan lancar meskipun sebenarnya basic beliau bukan dari peternakan.
Tertarik dengan sistem kandang ayam modern?
Sebelum mengambil keputusan untuk membuat kandang seperti itu ada baik nya bertanya kepada yang ahli dalam bidang tersebut. Jangan pernah takut memulai hal yang baru sebelum kita berani mencoba dan belajar.
Baca selengkapnya tentang
  1. Cara beternak ayam kampung
  2. Cara Membuat Kandang Ayam
  3. Cara Beternak Ayam
  4. Gambar Kandang Ayam
  5. Kandang Ayam Close House
  6. Kandang Ayam Kampung
  7. Kandang Ayam Bangkok
  8. Ternak Ayam Petelur
  9. Jual Kandang Ayam
  10. Kandang Ayam Petelur
  11. Kandang Ayam Modern

Kandang Ayam Petelur

kandang ayam petelur
kandang ayam petelur
Ayam petelur adalah ayam-ayam betina dewasa yang dipelihara khusus untuk diambil telurnya. Asal mula ayam unggas adalah berasal dari ayam hutan dan itik liar yang ditangkap dan dipelihara serta dapat bertelur cukup banyak. Tahun demi tahun ayam hutan dari wilayah dunia diseleksi secara ketat oleh para pakar. Arah seleksi ditujukan pada produksi yang banyak, karena ayam hutan tadi dapat diambil telur dan dagingnya maka arah dari produksi yang banyak dalam seleksi tadi mulai spesifik. Ayam yang terseleksi untuk tujuan produksi daging dikenal dengan ayam broiler, sedangkan untuk produksi telur dikenal dengan ayam petelur. Selain itu, seleksi juga diarahkan pada warna kulit telur hingga kemudian dikenal ayam petelur putih dan ayam petelur cokelat.
Baca selengkapnya tentang KANDANG AYAM
Persilangan dan seleksi itu dilakukan cukup lama hingga menghasilkan ayam petelur seperti yang ada sekarang ini. Dalam setiap kali persilangan, sifat jelek dibuang dan sifat baik dipertahankan (“terus dimurnikan”). Inilah yang kemudian dikenal dengan ayam petelur unggul.
Jenis ayam petelur dibagi menjadi dua tipe:
1.Tipe Ayam Petelur Ringan.
Tipe ayam ini disebut dengan ayam petelur putih. Ayam petelur ringan ini mempunyai badan yang ramping/kurus-mungil/kecil dan mata bersinar. Bulunya berwarna putih bersih dan berjengger merah. Ayam ini berasal dari galur murni white leghorn. Ayam galur ini sulit dicari, tapi ayam petelur ringan komersial banyak dijual di Indonesia dengan berbagai nama.
2.Tipe Ayam Petelur Medium.
Bobot tubuh ayam ini cukup berat. Meskipun itu, beratnya masih berada diantara berat ayam petelur ringan dan ayam broiler. Oleh karena itu ayam ini disebut tipe ayam petelur medium. Tubuh ayam ini tidak kurus, tetapi juga tidak terlihat gemuk. Telurnya cukup banyak dan juga dapat menghasilkan daging yang banyak. Ayam ini disebut juga dengan ayam tipe dwiguna. Karena warnanya yang cokelat, maka ayam ini disebut dengan ayam petelur cokelat yang umumnya mempunyai warna bulu yang cokelat juga.
Penyiapan Sarana & Peralatan
1.Kandang
Iklim kandang yg cocok untuk beternak ayam petelur meliputi persyaratan temperatur berkisar antara 32,2–35 °C.
kelembaban berkisar antara 60–70%.
penerangan atau pemanasan kandang sesuai dgn aturan yg ada.
tata letak kandang agar mendapat sinar matahari pagi dan tidak melawan arah mata angin kencang serta sirkulasi udara yg baik.
jangan membuat kandang dgn permukaan lahan yg berbukit karena menghalangi sirkulasi udara dan membahayakan aliran air permukaan bila turun hujan, sebaiknya kandang dibangun dgn sistem terbuka agar hembusan angin cukup memberikan kesegaran di dalam kandang.
Untuk kontruksi kandang tidak harus dgn bahan yg mahal, yg penting kuat, bersih & tahan lama.
perlengkapan kandang hendaknya disediakan selengkap mungkin seperti tempat pakan, tempat minum, tempat air, tempat ransum, tempat obat-obatan & sistem alat penerangan.
  1. Bentuk-bentuk kandang berdasarkan sistemnya :1. Sistem kandang koloni
    Sistem satu kandang untuk banyak ayam yg terdiri dari ribuan ekor ayam petelur;
    2. Sistem kandang individual
    Ciri dari kandang ini adalah pengaruh individu di dalam kandang tersebut menjadi dominan karena satu kotak kandang untuk satu ekor ayam. Kandang sistem ini banyak digunakan dalam peternakan ayam petelur komersial.
    B. Jenis kandang berdasarkan lantainya :
    1. Kandang dgn lantai liter
    Kandang ini dibuat dgn lantai yg dilapisi kulit padi, pesak/sekam padi & kandang ini umumnya diterapkan pada kandang sistem koloni;
    2. Kandang dgn lantai kolong berlubang
    Lantai untuk sistem ini terdiri dari bambu dgn lubang-lubang diantaranya, yg nantinya untuk membuang tinja ayam & langsung ke tempat penampungan;
    3. Kandang dgn lantai campuran liter dgn kolong berlubang
    Perbandingan pembuatan kandang ini 40% luas lantai kandang untuk alas liter & 60% luas lantai dgn kolong berlubang (terdiri dari 30% di kanan & 30% di kiri).

baca selengkapnya KANDANG AYAM PETELUR
2.Peralatan
  1. Litter (alas lantai)
    Alas lantai/litter harus dalam keadaan kering, maka tidak ada atap yg bocor dan air hujan tidak ada yg masuk walau angin kencang. Tebal litter setinggi 10 cm, bahan litter dipakai campuran dari kulit padi/sekam dgn sedikit kapur dan pasir secukupnya, atau hasil serutan kayu dgn panjang antara 3–5 cm untuk pengganti kulit padi/sekam.B. Tempat bertelur
    Penyediaan tempat bertelur agar mudah mengambil telur dan kulit telur tidak kotor, dapat dibuatkan kotak ukuran 30 x 35 x 45 cm yg cukup untuk 4–5 ekor ayam. Kotak diletakkan di dinding kandang dengan lebih tinggi dari tempat bertengger, penempatannya agar mudah pengambilan telur dari luar sehingga telur tidak pecah dan terinjak-injak serta dimakan. Dasar tempat bertelur dibuat miring dari kawat hingga telur langsung ke luar sarang setlah bertelur dan dibuat lubah yg lebih besar dari besar telur pada dasar sarang.
    C. Tempat bertengger
    Tempat bertengger untuk tempat istirahat/tidur, dibuat dekat dinding dan diusahakan kotoran jatuh ke lantai yang mudah dibersihkan dari luar. Dibuat tertutup agar terhindar dari angin dan letaknya lebih rendah dari tempat bertelur.
    D. Tempat makan, minum dan tempat grit
    Tempat makan dan minum harus tersedia cukup, bahannya dari bambu, almunium atau apa saja yang kuat & tdk bocor juga tdk berkarat. Untuk tempat grit dengan kotak khusus.
3.Penyiapan Bibit
Ø  Ayam petelur yg akan dipelihara haruslah memenuhi syarat sebagai berikut, antara lain:
Ayam petelur harus sehat & tdk cacat fisiknya.
Pertumbuhan & perkembangan normal.
Ayam petelur berasal dari bibit yg diketahui keunggulannya.
Ø  Ada beberapa pedoman teknis untuk memilih bibit/DOC (Day Old Chicken)
Anak ayam (DOC ) berasal dari induk yg sehat.
Bulu tampak halus & penuh serta baik pertumbuhannya.
Tidak terdpt kecacatan pada tubuhnya.
Anak ayam mempunyak nafsu makan yg baik.
Ukuran badan normal, ukuran berat badan antara 35-40 gram.
Tidak ada letakan tinja diduburnya.
4.Pemeliharaan
Sanitasi & Tindakan Preventif
Kebersihan lingkungan kandang (sanitasi) pada areal peternakan merupakan usaha pencegahan penyakit yg paling murah, hanya dibutuhkan tenaga yg ulet/terampil saja. Tindakan preventif dengan memberikan produk nasa yang berupa poc nasa + viterna + hormonik dengan cara di campurkan di minuman dari ayam setelah masuk kandang serta memberikan vaksin pada ternak ayam.
5.Pemberian Pakan
Untuk pemberian pakan ayam petelur ada 2 (dua) fase yaitu fase starter (umur 0-4 minggu) dan fase finisher (umur 4-6 minggu).
A. Fase starter ( 0 – 4 minggu )
Pakan fase starter tediri atas: protein 22 – 24%, lemak 2,5%, serat kasar 4%, kalsium 1%, dan fosfor 0,7 – 0,9%. Kuantitas pakan dibedakan menurut golongan umur, yakni sebagai berikut.
Minggu pertama (umur 1 – 7 hari): 17 gram/hari/ekor.
Minggu kedua (8 – 14 hari): 43 gram/hari/ekor.
Minggu ketiga (umur 15 – 21 hari): 66 gram/hari/ekor.
Minggu keempat (umur 22 – 29 hari): 91 gram/hari/ekor.
Dan pada Fase starter kebutuhan air minum terbagi lagi pada masing-masing minggu, yaitu
minggu ke-1 (1-7 hari) 1,8 lliter/hari/100 ekor.
minggu ke-2 (8-14 hari) 3,1 liter/hari/100 ekor.
minggu ke-3 (15-21 hari) 4,5 liter/hari/100 ekor.
minggu ke-4 (22-29 hari) 7,7 liter/hari/ekor.
Jangan lupa menambahkan produk nasa yang berupa poc nasa + viterna + hormonik ke dalam air minumnya dengan dosis 12.5 cc/ 10 liter air minum.
B. Fase finisher (umur 30-57 hari),
Pakan fase finisher terdiri atas : protein 18,1 – 21,2%, lemak 2,5%, serat kasar 4,5%, kalsium 1%, dan fosfor 0,7 – 0,9%. Kuantitas pakan dibedakan menurut golongan umur, yakni sebagai berikut.
Minggu kelima (umur 30 – 36 hari): 111 gram/ hari/ ekor.
Minggu keenam (37 – 43 hari): 129 gram/ hari/ ekor.
Minggu ketujuh (umur 44 – 50 hari): 146 gram/ hari/ ekor.
Minggu kedelapan (umur 51 – 57 hari): 161 gram/ hari/ ekor.
Dan pada Fase finisher kebutuhan air minum terbagi dalam masing-masing minggu yaitu
minggu ke-5 (30-36 hari) 9,5 lliter/hari/100 ekor.
minggu ke-6 (37-43 hari) 10,9 liter/hari/100 ekor.
minggu ke-7 (44-50 hari) 12,7 liter/hari/100 ekor.
minggu ke-8 (51-57 hari) 14,1 liter/hari/ekor.
Jadi total air minum 30-57 hari sebanyak 333,4 liter/hari/ekor.
Jangan lupa menambahkan produk nasa yang berupa poc nasa + viterna + hormonik ke dalam air minumnya dengan dosis 12.5 cc/ 10 liter air minum.
6.Pencegahan Penyakit
Serangan penyakit dapat dicegah dengan menjaga kebersihan kandang. Kandang harus selalu dibersihkan. Jika ada bagian yang rusak, harus segera diperbaiki. Agar kebal dari penyakit yang disebabkan virus, ayam perlu diberi vaksinasi. Vaksinasi untuk ayam antara lain vaksin NCD, vaksin cacar, dan vaksin anti-RCD. Ayam yang akan divaksinasi harus dalam keadaan sehat. Dosis vaksin juga harus tepat. Selain itu, alat yang digunakan juga harus steril.
Jangan lupa menambahkan produk nasa yang berupa poc nasa + viterna + hormonik ke dalam air minumnya dengan dosis 12.5 cc/ 10 liter air minum.Dan apabila ayam sudah menghasilkan telur maka pemberian produk nasa cuma viterna + poc nasa saja dan lakukan pemberian ke ternak per 3 hari sekali.
7.Pemanenan
Telur sebaiknya dipanen tiga kali sehari, yaitu pada pagi, siang, dan sore hari. Dengan demikian, kerusakan isi telur akibat virus dapat dihindari atau dikurangi. Telur selanjutnya diletakkan di atas egg tray (nampan telur). Telur abnormal harus dipisahkan dari telur normal.
Telur normal berbentuk oval, bersih, dan berkulit mulus. Beratnya sekitar 57,6 gram dengan volume 66 cc. Sementara telur abnormal adalah telur yang terlalu kecil, terlalu besar, bentuknya lonjong, atau kulitnya retak.
Baca selengkapnya tentang
  1. Cara beternak ayam kampung
  2. Cara Membuat Kandang Ayam
  3. Cara Beternak Ayam
  4. Gambar Kandang Ayam
  5. Kandang Ayam Close House
  6. Kandang Ayam Kampung
  7. Kandang Ayam Bangkok
  8. Ternak Ayam Petelur
  9. Jual Kandang Ayam
  10. Kandang Ayam Petelur
  11. Kandang Ayam Modern

BUDIDAYA AYAM PETELUR SKALA RUMAH TANGGA

ayam petelur
ayam petelur
Meskipun budidaya ayam ras petelur sudah berkembang sejak akhir tahun 1960an, namun hingga kini penyebarannya masih belum mampu menjangkau kawasan terpencil. Hingga tidak mengherankan di beberapa kabupaten di Kalimantan, Maluku dan Papua, harga satu butir telur ayam ras mentah, bisa mencapai Rp 1.000,- sd. Rp 1.500,- per butir. Berarti per kg. antara Rp 16.000,- sd. Rp 24.000,- Di kota Nunukan, Kalimantan Timur, kebutuhan telur ayam ras malahan dipasok dari Tawao, Sabah, Malaysia. Sebab mendatangkan telur dari Tarakan, biaya transportasinya (2 jam speed boat) justru lebih tinggi dibanding dengan membelinya di Tawao (0,5 jam speed boat atau 1 jam long boat).
Di kota Nunukan, BUDIDAYA AYAM PETELUR SKALA RUMAH TANGGA , juga masih kalah efisien dibanding dengan membeli telur dari Tawao. Lain halnya di kep. Kei (Maluku Tenggara) beberapa kabupaten di Papua dan juga Kalimantan. Kecuali di Kalsel. Sebab di provinsi ini, pangsa pasar telur didominasi oleh itik alabio dari Amuntai. Peternakan ayam ras petelur di Kalsel memang berkembang cukup baik, namun skalanya sudah sangat besar. Karenanya dari segi efisiensi tetap bisa bersaing dengan telur itik alabio hasil peternakan rakyat yang efisiensinya juga sangat tinggi. Satu ekor itik alabio, dalam waktu satu tahun mampu bertelur sampai 250 butir (ayam ras rata-rata 270 butir).
Karenanya, sebelum memulai usaha agroindustri telur ayam ras, terlebih dahulu harus dihitung kebutuhan pasar. Yang dimaksud sebagi pasar dalam hal ini bisa berupa konsumen langsung, pedagang pengumpul, pedagang pengecer di pasar/warung. Yang disebut sebagai konsumen langsung pun terdiri dari dua macam. Pertama konsumen rumahtangga, kedua konsumen khusus berupa asrama, rumahsakit, perusahaan roti/kue, hotel dan restoran. Konsumen rumahtangga sebenarnya tidak pernah membeli telur secara langsung ke produsen, melainkan ke warung setempat. Kecuali di lingkungan kecil yang masih tertutup. Misalnya di kompleks transmigran.
Kebutuhan riil pasar yang telah dihitung ini, akan menentukan populasi ayam yang akan dipelihara. Misalnya, perkiraan kebutuhan pasar rata-rata 50 kg. telur per hari atau 18,25 ton per tahun. Bobot telur ini harus dikonversikan menjadi butir (16 butir per kg), hingga kebutuhan pasar per tahun mencapai 18.250 kg. x 16 = 292.000 butir. Dengan kemampuan bertelur rata-rata 270 butir per tahun, maka untuk memenuhi kebutuhan pasar 50 kg. per hari, harus dipelihara 292.000 : 270 = 1.081, 481 atau dibulatkan menjadi 1.200 ekor. Pembulatan ke atas ini untuk mengantisipasi mortalitas (tingkat kematian ayam).
Kalau harga jual telur di tingkat konsumen Rp 8.000,- per kg. maka harga per butirnya Rp 500,- Harga pokok telur berikut keuntungan peternak 70% dari harga di tingkat konsumen atau Rp Rp 350,- per butir. Dari nilai tersebut 70% atau Rp 245,- merupakan biaya pakan. Sisanya yang Rp 105,- merupakan penyusutan induk (Rp 50,-) kandang (Rp 15,-) biaya tenaga kerja Rp 20,- operasional Rp 15,- dan keuntungan peternak Rp 15,- Harga pokok Rp 350,- per butir, setelah dikurangi keuntungan Rp 15,- menjadi Rp 335,- merupakan biaya yang harus disediakan oleh peternak. Hingga untuk memproduksi 292.000 butir telur per tahun, diperlukan biaya 292.000 x Rp 335,- = Rp 97.820.000,-
Namun kebutuhan modal secara riil tidak akan sebesar itu. Sebab sejak awal bulan IV, ayam sudah mulai bertelur dan hasilnya bisa dijual. Hingga modal yang harus dikeluarkan hanyalah biaya investasi kandang, induk ayam, pakan ayam sebelum berproduksi, tenaga kerja dan biaya operasional dengan nilai Rp 90,- x 292.000,- = Rp 26.280.000,- atau dibulatkan menjadi Rp 30.000.000,- sd. Rp 35.000.000,- Pembulatan ke atas ini diperlukan untuk menjaga likuiditas usaha. Sebab ketika telur dibawa ke pasar atau konsumen, tidak akan segara menghasilkan uang cash. Bisa saja pembayaran berupa cek atau giro mundur. Kebiasaan pasar swalayan misalnya, pembayaran baru bisa dicairkan paling cepat dalam jangka waktu 21 hari sejak memasukkan barang.
Baca selengkapnya tentang KANDANG AYAM
Dengan modal antara Rp 30.000.000,- sd. Rp 35.000.000,- mulai bulan IV akan diperoleh omset harian Rp 350,- (harga di tingkat peternak) x 800 (butir telur = 50 kg) = Rp 280.000,- Dari omset tersebut, marjin yang diperoleh peternak adalah Rp 15 x 800 = Rp 12.000,- per hari atau Rp 360.000,- per bulan. Dengan populasi ayam yang hanya 1.200 ekor, maka pemeliharaannya bisa dilakukan oleh tenaga keluarga sendiri sebagai sambilan. Hingga dari upah tenaga kerja Rp 20,- per butir, keluarga tersebut masih bisa memperoleh pendapatan Rp 20,- x 800 = Rp 16.000,- per hari atau Rp 480.000,- per bulan. Total dengan keuntungan beternak, penghasilan keluarga tadi akan mencapai Rp 480.000,- + Rp 360.000,- = Rp 840.000,- per bulan.
Dengan perhitungan tersebut, maka minimal kebutuhan pasar yang bisa memberikan peluang usaha budidaya ayam petelur adalah 50 kg. per hari. Kurang dari angka itu akan menjadi tidak efisien. Lebih dari jumlah tersebut, diperlukan tambahan tenaga kerja untuk pengelolaan. Perhitungan ini menggunakan patokan harga telur Rp 8.000,- per kg. di tingkat konsumen. Apabila harga telur mencapai Rp 10.000,- sd. Rp 25.000,- per kg, maka prosentase keuntungan peternak akan tetap sama. Sebab perbedaan nilai nominal harga telur ini juga juga akan berdampak sama terhadap biaya produksi dan pengeluaran harian di kawasan tersebut yang juga cukup tinggi.
Tingkat pendapatan peternak sebenarnya masih bisa lebih ditingkatkan lagi, apabila komponen biaya pakan bisa ditekan lebih rendah. Nilai pakan Rp 245,- dari tiap butir telur, sebenarnya merupakan nilai pakan ayam termasuk pada saat tidak bertelur. Hingga sebenarnya nilai riil pakan per hari adalah 270 : 365 X Rp 245,- = Rp 181,23. Nilai komponen biaya pakan itu masih mungkin ditekan sampai ke tingkat Rp 160,- per hari (0,1 kg. atau Rp 1.600,- per kg). Caranya dengan membeli tepung ikan, tepung tulang, tepung grit, jagung giling, tepung casava dan bungkil kemudian mencampurnya. Dengan cara itu, peternak mampu memperoleh tambahan marjin Rp 21, 23 x 365 : 270 = Rp 28,69 untuk tiap butir telur yang diproduksinya, atau per hari Rp 28,69 x 800 = Rp 22.952,- atau Rp 688.560,- per bulan.
Rata-rata keluarga Indonesia dengan 5 jiwa (2 orangtua 3 anak), akan mengkonsumsi telur 1 kg. selama 5 hari, atau per hari hanya 0,2 kg. Hingga kawasan dengan kebutuhan telur 50 kg. per hari, haruslah berpopulasi minimal 250 kk. Kota-kota kabupaten di kawasan terpencil di luar Jawa, bisa berpopulasi di atas 1.000 kk. Hingga di kota kabupaten dengan populasi 1.000 kk. tersebut berpeluang untuk membuka usaha peternakan ayam petelur bagi 4 keluarga @ 1.200 ekor atau 2 keluarga dengan populasi ayam 2.400 ekor. Semakin besar populasi suatu kota kabupaten, maka semakin besar pula peluang untuk membudidayakan ayam petelur.
Selain menghasilkan telur, usaha budidaya ayam petelur juga masih menghasilkan ayam afkir. Rata-rata ayam petelur harus diafkir pada minggu ke 55 sd. 65 sejak mulai berproduksi. Hingga masa produksi ayam ras petelur hanya sekitar 1 tahun 20 hari sd. 1 tahun 3 bulan. Ayam petelur afkir bisa dijual ke pedagang ayam pedaging atau ke pedagang sate ayam. Kebanyakan ayam petelur afkir banyak diserap oleh tukang sate ayam. Harga ayam afkir ini bervariasi antara Rp 10.000,- sd. Rp 15.000,- per ekor hidup. Tinggi rendahnya harga ayam afkir ini sangat ditentukan oleh pasokan ayam pedaging. Kalau pasokan ayam pedaging sedang kurang, padahal kebutuhan tetap, maka harga daging ayam termasuk ayam petelur afkir akan tinggi. Sebaliknya kalau pasokan ayam pedaging sedang melimpah sementara kebutuhan tetap, maka harga ayam petelur afkir juga akan ikut jatuh.
Ayam ras petelur, terdiri dari jenis berbulu putih dan cokelat. Ayam petelur jenis berbulu putih antara lain Hubab leghorn, Hisex white dan Ross white. Jenis berbulu cokelat antara lain Hubbarb golden comet, Hisex brown dan Ross brown. Di Indonesia, jenis berbulu cokelat lebih populer dibanding dengan jenis berbulu putih. Benih ayam ras petelur dibeli dalam bentuk DOC (Day Old Chick = anak ayam umur sehari). DOC ini harus dipelihara dalam kandang koloni berlantai litter (sekam padi) dan harus diberi pemanas. Ada banyak alat pemanas kandang ayam, antara lain berupa lampu listrik, lampu minyak, kompor minyak dan kompor berbahan bakar briket batubara.
Setelah anak ayam tumbuh menjadi ayam dara (umur 2,5 sd. 3 bulan), mereka harus dipindahkan dari kandang koloni ke kandang baterai (kandang individual = kandang cage). Kalau selama dalam kandang koloni ayam diberi pakan grower (untuk pertumbuhan), maka setelah berada di kandang baterai pakannya berupa pakan ayam petelur (layer). Umumnya kandang baterai untuk ayam petelur terbuat dari bambu dan logam. Kandang bambu lebih cocok untuk usaha peternakan ayam petelur skala rumahtangga, sementara kandang dari logam cocok untuk usaha peternakan skala besar. Kandang bambu investasinya sangat rendah, namun penyusutannya juga cepat. Sementara kandang logam biaya investasinya tinggi namun penyusutannya juga lama. Hingga sebenarnya, kandang logam jatuhnya lebih murah dibanding kandang dari bambu.
Untuk memulai beternak ayam petelur di lokasi yang terpencil, harus diawali dengan magang (bekerja sambil belajar) pada peternak yang telah berpengalaman. Sebenarnya pemagangan ini bisa dilakukan oleh pemerintah daerah, pengusaha pertambangan, HPH dll, termasuk LSM dan lembaga keagamaan. Caranya, dengan mengirim kader-kader yang diharapkan akan mampu mengembangkan ternak ayam di kawasan tersebut, ke lokasi yang sudah ada peternakan ayamnya. Setelah selesai magang, mereka perlu dicarikan modal untuk memulai usahanya. Dengan cara demikian, usaha peternakan ayam petelur untuk rumahtangga akan mampu berkembang di kawasan yang terpencil.
Baca selengkapnya tentang
  1. Cara beternak ayam kampung
  2. Cara Membuat Kandang Ayam
  3. Cara Beternak Ayam
  4. Gambar Kandang Ayam
  5. Kandang Ayam Close House
  6. Kandang Ayam Kampung
  7. Kandang Ayam Bangkok
  8. Ternak Ayam Petelur
  9. Jual Kandang Ayam
  10. Kandang Ayam Petelur
  11. Kandang Ayam Modern

     
Baja RinganBaja ringan adalah baja canai dingin yang keras yang diproses kembali komposisi atom dan molekulnya, sehingga menjadi baja yang lebih fleksibel. Saat ini baja ringan menjadi material bangunan yang sedang trend, rangka atap baja ringan lebih dominan terkenal dibanding material baja ringan untuk struktur lainnya. Hal ini karena gencarnya iklan-iklan yang menawarkan produk rangka atap baja ringan menggantikan rangka atap dari material kayu. Mengingat kayu semakin hari semakin langka juga karena harga kayu yang relatif mahal, maka pemilihan material rangka atap baja ringan menjadi satu pilihan para kontraktor atau owner dalam membangun rumah. Selain karena faktor keawetan dan tahan rayap dan karat, rangka atap baja ringan mempunyai kelebihan yaitu kekuatan struktur yang lebih bagus, seperti lebih kuat, lebih kaku dibanding konstruksi kayu.
Disamping itu kemudahan dalam mendapatkan, kecepatan pemasangan, dan struktur yang kuat membuat rangka atap baja ringan terkenal. Teknologi dalam perencanaan dan pemasangan rangka atap baja ringan beragam sesuai dengan profil dari elemen kuda-kuda itu sendiri. Profil kuda-kuda rangka atap baja ringan yang beredar di pasaran terdiri dari C, Z, hollow dan UK atau profil Omega atau HAT. Tiap profil memiliki kelebihan-kelebihan serta perbedaan prinsip dalam dalam pemasangannya.
Elemen dasar Baja Ringan
Rangka atap baja ringan yang diproduksi di Indonesia menggunakan bahan dasar baja dengan kekuatan G-550 Mpa atau setara dengan 5500 Megapascal sesuai standar AISI (American Iron and Steell Institute). Adapun coating (pelapis/pelindung) baja ringan dari karat yang beredar adalah zinc/galvanis, zincalume, dan zincalume dengan penambahan magnesium. Lapisan coating ini melindungi bahan dasar baja ringan dari karat.
Baja Ringan Ramah Lingkungan
Baja ringan terbaik diklaim memiliki sifat yang ramah lingkungan, karena menggunakan material yang bisa mengurangi pembalakan liar (illegal logging). Tidak jarang juga kita menemui brosur rangka atap baja ringan dengan kode ekolabel atau ramah lingkungan, label yang menjelaskan produk yang dijual adalah ramah terhadap lingkungan. Namun apakah benar ramah lingkungan? Untuk mengetahui hal itu, baiknya kita ketahui produk yang berlabel ramah lingkungan atau ekolabel.
Dalam situs Kementrian Lingkungan Hidup Indonesia . dilansir bahwa Ekolabel merupakan salah satu sarana penyampaian informasi yang akurat,‘verifiable’ dan tidak menyesatkan kepada konsumen mengenai aspek lingkungan dari suatu produk (barang atau jasa), komponen atau kemasannya. Pemberian informasi tersebut pada umumnya bertujuan untuk mendorong permintaan dan penawaran produk ramah lingkungan di pasar yang juga mendorong perbaikan lingkungan secara berkelanjutan.
Penutup
Para Produsen baja ringan atau Perbaikan Rumah memikirkan tentang ramah lingkungan, ataupun recyclibility dalam penggunaan material baja ringan harus dipertegas kembali. Hendaknya setiap produsen dapat menjelaskan kepada konsumen tentang konsep tersebut, apakah karena material yang tidak akan menyisakan sampah? Atau bahan-bahan sisa yang bisa di recycle menjadi bahan lain yang berguna?

Walaupun demikian Jika di telusuri lebih jauh, secara umum baja ringan mungkin saja bisa mengurangi pembalakan liar karena bisa meminimalisir bahkan cenderung menghilangkan penggunaan material kayu dalam konstruksinya. Tapi sesuai dengan prinsip ekolabel bahwa produk yang diberi ekolabel selayaknya adalah produk yang dalam daur hidupnya mulai dari pengadaan bahan baku, proses produksi, pendistribusian, penggunaan, dan pembuangan setelah penggunaan, memberi dampak lingkungan relatif lebih kecil dibandingkan produk lain yang sejenis. Mudah-mudahan saja baja ringan menjadi alternatif penggunaan material bangunan masa depan yang lebih bisa diterima lingkungan karena daur hidupnya yang memberikan dampak yang kecil. by... Eko Santoso

Atap Baja Ringan


Standar pemasangan baja ringan memang sangat penting. Material ini menjadi kokoh karena sistem rangka yang terangkai jadi satu, Bukan material yang berdiri sendiri. Pemahaman ini yang sering dilupakan oleh pemilik rumah. Atas nama harga murah, mereka cenderung membeli batangan baja ringan (ketengan) bukan sistem terpasang.
Akibatnya, tak ada kontrol pemasangan. Keselamatan penghuni jadi taruhan. Berangkat dari fenomena tersebut, berikut kami sajikan 15 fakta mengenai 
baja ringan Selamat membaca!
(Disarikan dari berbagai sumber literatur, pendapat  praktisi, dan data produsen)
1. Sistem Kesatuan
Atap baja ringan itu sistem kesatuan, bukan hanya berbicara tentang satu batang. Kunci kekuatannya terletak pada integrasi tiap batang yang  terkoneksi dengan sambungan secara utuh. Saat terjadi kesalahan kecil pada satu rangka akan berimbas ke seluruh atap. Satu bagian tertarik maka bisa rubuh semua. Tentu perhitungan terkomputerisasi jadi panduan, bukan sekadar berdasar pengalaman atau reka-reka.
2. Jenis Profil
Ada 3 jenis baja ringan yang umum ditemui di Indonesia. Profil head section (U terbalik dengan kaki), profil C dan profil Z. Tiap profil punya kelebihan tersendiri dengan sistem sambungan yang berbeda pula. Profil head section misalnya, memiliki kestabilan lebih karena mempunyai “dua kaki” sebagai penumpu. Sambungan berada di dua sisi kaki. Untuk profil C cukup efisien secara bentuk dan mudah dalam aplikasi. Harga yang ditawarkan juga lebih terjangkau.
3. Lapisan Antikarat
Salah satu komponen penting dalam baja ringan adalah lapisan coating antikarat. Jenis pelapis yang digunakan berbeda-beda tiap merk. Ada yang berupa galvanis (Zinc), galvanum dan zincalume (kombinasi  Zinc, alumunium dan silikon) dan ZAM (Zinc, Alumunium dan Magnesium). Perbedaan campuran akan mempengaruhi ketahanan terhadap zat lain seperti garam, larutan asam dan larutan basa. Setiap jenis juga punya ketebalan tersendiri. Umumnya ketebalan yang dipakai 100-150gr/m² atau sering ditulis dengan kode AZ100 (menyesuaikan kadar ketebalan).  Namun, untuk baja ringan yang dijual lepasan/ketengan angka AZ umumnya tak lebih dari 100. Semakin tipis lapisan, semakin mudah lapisan antikarat rusak. Baja ringan pun mudah kena korosi.
4. Kekuatan
Pada dasarnya baja ringan merupakan lembar baja dengan ketebalan berkisar 0,65mm-1mm. Kekautan yang dipersyaratkan adalah 550Mpa atau 550kg/m². Dalam kemasan umumnya tertulis Hi Tensile G550. Namun Anda perlu berhati-hati dengan kode yang tertera tersebut. Tak semua produk dengan kode G5500 punya kekuatan yang sesuai. Butuh uji lab untuk memastikan. Nah, agar tak tertipu, pilih produk baja ringan yang berkompeten dan terpercaya. Perlu diingat, kekuatan atap baja ringan terletak pada sistem satu kesatuan, bukan sekadar per batang. 
5. Software
Untuk menghasilkan sistem kesatuan antar baja ringan yang utuh dan kokoh butuh sistem perhitungan yang presisi. Perhitungan tak boleh berdasar perkiraan atau pengalaman. Perhitungan pembebanan harus berdasarkan komputerisasi yang minim kesalahan, yaitu melalui software khusus. Tiap produsen baja ringan telah mempunyai  software tersendiri untuk menghasilkan desain rangka yang paling efektif, efisien dan aman. Mulai dari bentuk rangka, ukuran sambungan hingga jumlah screw . Tentu disesuaikan dengan profil dan jenis rangka masing-masing. Agar perhitungan bisa tepat dan nihil kesalahan, dibutuhkan data-data kondisi rumah yang lengkap dan sesuai kondisi riil. Data ini harus didapatkan sejak survei awal.
6. Survei Lokasi
Proses survei sebelum pengapliaksian atap baja ringan bukan sekadar formalitas. Data yang didapat dari peninjuan kondisi  rumah, berfungsi sebagai materi perhitungan software. Salah data bisa fatal akibatnya. Biaya membengkak dan keselamtan jiwa terancam. Agar perhitungan semaikin akurat, produsen akan membutuhkan banyak info. Mulai dari desain rumah keseluruhan, bentuk atap,  layout ruangan, struktur bangunan, jarak tritisan hingga jenis penutup atap yang akan dipakai.Tak hanya itu, aksesoris tambahan seperti penempatan  waterheater, solar panel, antena hingga lampu gantung juga diperlukan. Termasuk rencana pengembangan rumah dikemudian hari. Perencanaan matang dan keakuratan data akan menjamin keamanan dan kenyamanan pemilik rumah.
7. Beban Tambahan
Jangan sepelekan beban tambahan saat ingin memasang baja ringan. Penambahan beban di luar perhitungan bisa berakibat fatal. Atap bisa runtuh atau  mengalami gagal struktur. Konsistensi dengan data rencana awal juga penting. Misal pada perhitungan awal Anda hanya ingin memasang pemanas air dengan bobot 100kg, namun kemudian berubah menjadi 200kg. Perubahan data akan mempengaruhi desain dan perhitungan rangka atap. Imbasnya biaya yang dikeluarkan semakin besar.Konsultasikan terlebih dahulu dengan teknisi bersertifikasi jika ada penambahan beban di luar rencana awal. Koordinasi sedari awal mengurangi potensi kecelakaan dikemudian hari.
8. Sambungan
Sebagai sebuah sistem yang terintegrasi, sambungan antar rangka tak kalah penting. Umumnya sambungan menggunakan baut/screw  dengan jumlah bervariasi sesuai perhitungan  software. Namun umumnya jumlah  screw 2 buah atau lebih. Selain sambungan antar baja, perhatikan pula sambungan antara baja dengan ringbalk (balok atap). Untuk menjaga kestabilan, sambungan ke struktur rumah ini menggunakan dynabolt. Sambungan harus menyambung dengan konstruksi beton, bukan bata atau kayu.
9. Panduan Pemasangan
Setelah proses perhitungan dan olah data oleh  software 
baja ringan rampung, maka akan muncul gambar kerja sebagai panduan pemasangan rangka atap. Gambar kerja ini berisi gambar penempatan sistem rangka, jenis dan panjang rangka, hingga jumlah screw/baut. Dari data ini baru teknisi bisa melakukan pemotongan, penyambungan hingga instalasi di atap. Banyak detail data membuat gambar kerja hanya dapat diterjemahakan oleh teknisi sertifikasi, bukan tukang. Pelaksana lapangan hanya memasang saat ada supervisi dari teknisi.
10. Aplikator vs Tukang
Alat pemasangan sambungan baja ringan cukup sederhana dan mudah, percayakan pemasangan kepada teknisi bersertifikasi. Kesalahan pemasangan bisa membuat baja robek dan melukai lapisan coating pelindung karat. Untuk memasang baja ringan juga tak menyoal pengalaman saja, namun kemampuan menerjemahkan gambar juga penting. Teknisi yang bersertifikasi tak melakukan improvisasi asal-asalan. Namun didasarkan pada perhitungan berdasar kalkulasi software. Pengukuran, pemotongan, dan penyambungan semua berdasarkan gambar kerja.
11. Bentuk Kuda-kuda
Jangan terpaku pada bentuk kuda-kuda kayu konvensional, sekadar simetris. Bentuk kuda-kuda baja ringan mempunyai banyak variasi, sesuai dengan hasil perhitungan software. Jangan heran jika bentuk rangka ada yang miring ke satu sisi. Bentuk kuda-kuda dengan sudut tak simetris umumnya mengakomodasi perbedaan pembebanan dalam satu atap misal pemasangan waterheater. Karena pembebanan berlebih di salah satu bidang atap, maka rangka di sisi tersebut menjadi lebih rapat. Beban yang disalurkan lebih banyak. Selain beban berlebih, posisi layout ruang dan ringbalk juga memengaruhi. Bentuk kuda-kuda menyesuaikan posisi balok sebagai tumpuan penyalur beban.
12. Jarak dan Bentangan Kuda-kuda
Salah satu keterbatasan baja ringan adalah jarak antar kuda-kuda yang rapat. Jarak idealnya 120cm atau bisa bervasirasi sesuai dengan perhitungan software, mulai dari 60cm-135cm. Jenis rangka ini jarang diekspos karena bentuk sistemnya yang rumit. Dari segi bentangan lebar kosong (tanpa penyangga), rata-rata  baja ringan mampu mencapai 8m-12m. Namun untuk bentangan 10m-12m cukup berisiko dan butuh penambahan ring balok. Penambahan balok baru akan tentu mempengaruhi desain rangka atap keseluruhan.
13. Jenis Penutup Atap
Pemilihan penutup atap untuk rangka baja ringan tak sekadar menyoal keindahan dan fungsi, tapi juga efisiensi dan biaya. Semakin kecil ukuran genteng, semakin banyak reng yang harus dihasilkan. Imbasnya biaya bisa tambah membengkak. Misal untuk genteng metal jarak rengnya 45cm dan genteng keramik 20cm, maka jumlah reng genteng  keramik lebih banyak. Hal ini juga berlaku dengan bobot penutup atap. Semakin berat material maka semakin kuat rangka yang harus menyangga. Harga pun ikut naik.
14. Harga dan Biaya
Harga yang ditawarkan tiap produsen berbeda-beda sesuai dengan kualitas material dan perhitungan software yang mereka keluarkan. Dalam satu produsen juga tak ada harga tetap. Semua harga dan biaya dihitung berdasarkan perhitungan luas, ketinggian, sudut atap dan jenis penutup yang dipakai. Umumnya harga sistem baja ringan berkisar dari Rp130.000–Rp300.000an termasuk pemasangan dan garansi. Anda juga dapat menyampaikan info mengenai dana yang Anda miliki sebagai panduan bagi produsen. Jadi produsen akan memberikan alternatif desain atap yang paling efisein sesuai dengan dana yang Anda miliki.Hindari pembelian baja ringan batangan/ketengan. Walau harga murah, namun tak ada jaminan kualitas dari sisi kekuatan dan antikarat. Terlebih 
pemasangan dilakukan dengan tukang tanpa ada perhitungan terkomputerisasi.

15. Garansi
Sebagai jaminan,  produsen baja ringan memberikan garansi ketahanan atap. Waktu garansi berbeda satu dengan yang lain. Umumnya di atas 10 tahun hingga 20 tahun. Tapi ingat, garansi menjadi tidak berlaku jika ada perubahan rangka atap tanpa pemberitahuan ke produsen dan teknisi terkait. Perubahan berupa penggantian penutup atap, penambahan aksesoris atau renovasi atap akan membuat perhitungan awal berubah. Imbasnya ketentuan desain awal yang digaransikan ikut berubah.

Sponsor

BAJA RINGAN